Seal of Elvanor

Seal ofElvanor

Petunjuk mengerjakan

Empat puluh satu hari jalan kaki menuju aula ini, dengan tiga teman seperjalanan dan penguji yang ingin kursimu tetap kosong.

Rilis 10 Juni 2027PS5, Nintendo Switch 2, PC

Ikut ujian percobaan
Aula ujian Ostrevel dilihat dari galeri atap: ratusan meja merah berbaris, peserta menunduk di atas kertas, cahaya siang jatuh dari jendela atap.
Petrus Haddon duduk di mejanya sambil menggosok kacamata, buku catatan terbuka di samping batu tinta.
Aurin Marrish menoleh ke belakang dari bangkunya dan tersenyum, tongkat dayung bersandar di meja.
Ysane Corvath duduk tegak dengan kuas di atas kertas kosong.
Bettony Quarle duduk di atas buntalan kain di lorong aula sambil mengupas jeruk, rangka pikulnya berdiri di sampingnya.

Aula ujian Ostrevel, pagi pertama musim ujian.

Soal 1

Mengapa anak tukang perahu dari provinsi paling jauh berani berjalan ke Ostrevel?

Jawaban
Peta lukis Kekaisaran Elvanor: delapan provinsi, sungai, sawah bertingkat, pegunungan pinus, dan garis merah putus-putus dari desa sungai di kiri bawah ke ibu kota bertembok di kanan atas.
Jalur Bettony, dari desa sungai sampai gerbang ibu kota.

Tiap tiga tahun Kekaisaran Elvanor membuka ujian negara di ibu kota, dan siapa pun boleh duduk di aula itu asal membawa nomor kursi dari desanya.

Peserta terbaik menerima Segel, hak bicara di depan kaisar. Di desa Aurin yang separuh rumahnya berdiri di atas tiang, hak itu berarti satu hal: banjir yang tiap musim menenggelamkan rumah-rumah di tepi sungai akhirnya bisa dibicarakan oleh orang yang pernah tenggelam di sana.

Perjalanannya empat puluh satu hari melewati delapan provinsi; di aula nanti tidak ada yang menanyakan namamu, sebab penguji hanya memanggil nomor yang tertulis di ikat pinggangmu.

Bettony yang memilih jalurnya, termasuk belokan aneh di provinsi kelima. Katanya nanti kamu paham sendiri.

Soal 2

Tuliskan nama dan nomor kursi setiap orang dalam rombonganmu, termasuk yang tidak terdaftar.

Jawaban
Aurin Marrish bersandar pada tongkat dayung di dermaga kayu, sungai cokelat dan perahu di belakangnya.

Kursi1408

Aurin Marrish

18 tahun, anak tukang perahu

Aurin hafal arus sungai jauh lebih baik daripada tata bahasa istana, dan justru itu yang paling dia takutkan. Dayung patah peninggalan ayahnya dia pakai sebagai tongkat dan ikut ke mana pun, termasuk ke aula ujian kalau penjaga mengizinkannya.

Ysane Corvath bersedekap di halaman rumah bangsawan yang terbengkalai, mantel merah anggur dengan tambalan gelap di lengan.

Kursi0233

Ysane Corvath

22 tahun, dicoret dari silsilah keluarga

Lambang keluarga di mantelnya digunting oleh pelayan ayahnya sendiri, tapi bekasnya masih kelihatan jelas di bawah cahaya siang. Kalau dia lulus, nama Corvath dibacakan di depan kaisar, dan dia ingin melihat wajah ayahnya saat itu terjadi.

Petrus Haddon memegang buku catatan terbuka di ruang kelas desa, tabung gulungan di punggungnya.

Kursi0917

Petrus Haddon

41 tahun, guru desa

Petrus sudah dua kali gagal di aula yang sama dan masih ingat letak meja tempat dia gagal. Buku catatan yang dia mulai di ujian pertamanya sekarang tiga perempat penuh, kebanyakan berisi hal yang dulu dia lupakan di meja itu.

Bettony Quarle tersenyum lebar sambil bersandar pada tongkat di jalan gunung, rangka pikul penuh buntalan di punggung.

Kursitidak ada

Bettony Quarle

pembawa beban, bukan peserta

Bettony bukan peserta dan mengingatkan hal itu tiap kali ada yang memintanya menjawab, tapi dia tahu jalan pintas yang tidak tergambar di peta mana pun.

Soal 3

Sebutkan tiga tempat di jalan raya kekaisaran yang paling sering menghentikan peserta.

Jawaban
Pos jaga kayu merah di jalan gunung berdebu, palang diturunkan, dua penjaga berjubah abu di bawah atap, awan hujan di puncak jauh.
Aurin dan Petrus berjalan berdampingan menuju palang, Aurin bicara sambil menggerakkan tangan.
Provinsi ketiga

Pos jaga di celah pinus

Penjaga di sini memeriksa surat kursi dengan sangat pelan, cukup pelan untuk membuat rombongan kehujanan di celah gunung. Kabarnya mereka menerima daftar nama dari Loji Penguji. Petrus percaya kabar itu benar.

Halaman penginapan dua lantai berdinding kayu merah pada siang hari, jemuran kain, keledai di tepi palung air, pelancong makan di bangku panjang.
Ysane berjalan melintasi halaman dengan tangan di gagang pedang sambil melirik ke belakang.
Provinsi kelima

Penginapan di simpang jalan

Semua kamar penuh peserta yang saling mengukur dari meja makan sambil berpura-pura sibuk dengan sup mereka. Ysane mendengar lebih banyak rahasia di dapur penginapan ini dalam satu malam daripada di rumah keluarganya selama dua puluh tahun.

Jembatan panjang berpilar batu dan berlantai kayu merah melintasi ngarai sungai hijau, tembok ibu kota samar di cakrawala.
Bettony melangkah cepat di lantai jembatan dengan rangka pikul di punggung, menunjuk ke depan.
Provinsi kedelapan

Jembatan panjang ke ibu kota

Pada musim hujan air naik sampai papan jembatan, sementara perampok menunggu rombongan yang terpaksa berhenti di tengah karena tidak ada tempat berteduh sepanjang hampir satu jam perjalanan. Bettony menyeberang tanpa melambat sambil memaki cuaca dengan kosakata yang tidak pantas ditulis di lembar ini.

Soal 4

Jelaskan cara kerja ujian di jalan, lalu kerjakan satu soal contoh.

Jawaban

Pertarungan berjalan bergiliran dengan party berisi empat anggota, termasuk Bettony yang tidak ikut ujian tetapi memukul paling keras.

Sebelum giliranmu, game memberi satu soal pendek tentang musuh yang berdiri di depanmu: kelemahannya, asalnya, atau niatnya. Jawaban benar membuka tindakan tambahan, sedangkan jawaban salah tidak dihukum dan hanya memakan waktu ronde.

Semua yang kamu lihat di jalan, dari jubah penjaga sampai nama sungai yang airnya pahit, bisa dicatat di Hafalan, buku catatan yang isinya kamu bawa ke ujian akhir di Ostrevel. Isi buku itu yang menentukan bagaimana cerita ini berakhir.

Buku Hafalan bersampul kulit cokelat dengan pita merah dan ranting pinus terselip di talinya.
Soal contohSeorang pengawal berjubah abu menghadang rombongan di tengah jembatan; apa niatnya?
Pertarungan giliran di jalan hutan pinus: rombongan di kiri berhadapan dengan dua perampok dan seorang pengawal berjubah abu bertopeng.

Menunggu jawabanmu

Pilih satu jawaban di sebelah kiri, lalu penguji menjelaskan akibatnya di sini.

Soal 5

Tonton rekaman berikut dan catat siapa yang sedang mengawasi rombonganmu.

Jawaban
  • Lady Verrine Holcombe membaca daftar panjang nomor kursi di meja ukir, dua agen berjubah abu menunggu di belakangnya.
    Lady Verrine Holcombe, kepala Loji Penguji, membaca daftar kursi yang sudah dia luluskan.
  • Rombongan menyeberangi sungai cokelat yang meluap dengan rakit kayu, Aurin mendayung di buritan.
    Musim hujan di provinsi kedua: Aurin mendayung, yang lain berpegangan.
  • Pasar kota provinsi yang ramai, Bettony menuntun Ysane ke gang sempit, sosok berjubah abu mengawasi dari balkon.
    Bettony membawa Ysane ke gang pasar, jauh dari orang di balkon.
  • Antrean panjang peserta berikat pinggang kuning di jalan batu menuju gerbang merah Ostrevel.
    Antrean di gerbang luar Ostrevel pada pagi pembukaan.

Soal 6

Isi lembar jawaban ini, lalu serahkan kepada penguji.

Ujian percobaan adalah demo dua provinsi pertama, dari desa Aurin sampai pos jaga di celah pinus. Isi lembar ini, lalu undangannya kami kirim ke surelmu saat demo dibuka. Penguji tidak menerima lembar kosong.

Segel kekaisaran: stempel giok hijau berpegangan bangau, dasarnya basah tinta merah, di samping cawan tinta segel.
Batu tinta hitam, batang tinta, dan kuas bambu di atas sandaran kuas merah.
Rilis 10 Juni 2027 PC

Seal of Elvanor, trailer pengumuman

Buka di YouTube